Kamis, 20 Agustus 2015

Buruk di mata Manusia Namun Indah di mata Allah

Diposting oleh wahyuniayu di 10.28
Dulu aku pernah baca ceritan soal laki-laki yang buruk dimata manusia, di group odoj tidak tahu di akun group yang share tentang islam. Aku sampai sekarang aku masih sangat ingat ceritanya. cerita tentang orang yang dianggap paling buruk di daaerahnya hingga dia matipun tidak ada yang menolongnya dan memandikannya, jenazahnya tergeletak di pinggir jalan tidak ada satu pun orang yang mau melihatnya, karena dia terkenal orang yang pemabuk berat dan suka berjina setiap malamnya.

Istrinya bertanya "Setiap hari berbuat seperti ini, Bagaimana kalau kamu meninggal dan tidak ada yang mau menyentuhmu untuk memandikan jenazahmu?"
Laki-laki itu menjawab, "Pangeran yang paling terhormat dan kaya disini yang akan memandikan dan menyolatiku"
Istrinya hanya pasrah yang semua dilakukan suaminya.

Suaminya itu setiap hari membeli minuman keras banyak sekali setiap harinya, tapi dia tidak pernah meminumnya, minuman keras itu dia buang di kamar mandinya, dia melakukan itu supaya orang lain tidak ada yang meminumnya maka dia membeli semua minuman keras yang dijual disekitarnya hanya untuk melindungi orang-orang supaya tidak meminum minuman yang berdosa itu. Dan dia juga sering membawa wanita wanita pelacur dan dia menyewa kamar hotel, tapi dia sama sekali tidak menyentuhnya, yang dia lakukan hanya membayar wanita itu supaya wanita itu mendapatkan uang untuk keluarganya tidak dengan cara menjual tubuhnya. Jadi dia hanya memberikan uang kepada wanita itu. Dia melakukan itu setiap hari, sehingga warga yang lain mengira dia laki-laki yang hina yang setiap harinya hanya bisa mabuk-mabukan dan berjina dengan wanita pelacur.
Betapa baiknya  laki-laki itu dia rela mengeluarkan banyak uang untuk melindungi setiap orang yang ingin berbuat dosa hingga dia sendiri yang di cap jelek oleh orang sebagai orang yang tidak berguna, orang yang hina yang bisanya cuma mabuk-mabukan dan melakukan jina kepada setiap wanita.
Hingga suatu hari dia meninggal, dan benar tidak ada satu orang pun yang menolongnya, jenazahnya yang tergeletak begitu saja, tidak ada orang yang mau mengangkat jenazah itu apalagi memandikan dan menyolatinya.
Tiba ada seorang pangeran melihatnya dan bertanya kepada pengawalnya "Mengapa jenazah ini tergeletak begitu saja disini, apa tidak ada orang yang memandikan dan menyolatinya?"
Jawab pengawalnya "Tidak ada karena dia terkenal laki-laki yang suka mabuk-mabukan dan berjina setiap harinya, orang jadi jijik untuk memandikannya"
Pangeran "Kenapa mereka harus begitu? Dia kan manusia juga, seharusnya kita mengurus jenazahnya. Itu kewajiban kita mengurus jenazahnya, ayo kita mandikan dan solati jenazahnya dan bawa jenazah ini ke rumahnya"
dan Pangeran beserta pengawalnya pun pergi ke rumahnya.
Setelah dirumahnya dan menceritakan kepada istrinya, Istrinya menangis tersedu-sedu, dia melakukan ini hanya ingin melindungi sesama umat muslimnya, sebenarnya dia tidak pernah meminum minuman keras itu dan tidak pernah melakukan jina dengan wanita yang seperti yang diceritakan orang lain. Dia membeli minuman keras berkerat-kerat dia buang semuanya di kamar mandi dan dia membawa wanita itu ke hotel pun hanya memberinya uang tanpa melakukan apapun. Istrinya tambah menangis menceritakan semua itu ke Pangeran. Dan dia pernah bilang kalau tidak ada yang mau memandikan dan menyolatinya, pasti ada seseorang yang mau memandikan dan menyolatinya, orang yang paling berkuasa dan kaya yang akan memandikan dan menyolatinya. Dan apa yang laki-laki katakan itu benar sajaa, Pangeran yang menyolati dan memandikannya.

Cerita ini sangat menyentuh, seseorang rela dibilang orang yang sangat tidak berguna, di cap jelek oleh orang-orang tapi dia indah dimata Allah. Janganlah mandang sebelah mata dengan kelakuannya yang buruk, bahkan dari kelakuan yang buruk pasti ada setitik alasan mengapa mereka berbuat seperti itu. Janganlah menilai orang dari luarnya, kenali lah terlebih dahulu. Sungguh indah buruk dimata manusia tapi indah dimata Allah, Subhanallah.. Zaman sekarang ketika ingin melakukan kebaikan, kita malah jadi ria, ingin rasanya mengumbar-ngumbar segala kebaikan yang kita lakukan, apa kalian tahu kita mengumbarnya sama aja semua kebaikan yang kita lakukan hanya sia-sia. Alangkah baiknya kita merahasiakan kebaikan kita dari pandangan manusia, biarkanlah hanya Allah yang mengetahuinya. Karena tetap setelah kematian yang menolong kita di alam barzah atau akhirat bukan orang lain, hanya amal kita yang akan menolong kita. Allah ajja wazalla.. Setiap orang tidaklah sempurna kita hanya berusaha menjadi lebih baik lagi dan baik lagi..

0 komentar:

Posting Komentar

 

Wellcome to my Kingdom Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos