Kamis, 11 Juni 2015

Hidayah Lebih Cepat dari Sekedar Niat

Diposting oleh wahyuniayu di 11.48
Bercerita tentang seorang muslimah, dia wanita yang sangat tangguh, tomboy, dia kuat berpegian jauh hanya dengan memakai motor kesayangannya, motornya pun itu motor yang sering dipakai lelaki. Dia belum berjilbab dan pakaiannya pun apa adanya hanya suka kaos dan celana seperti layaknya lelaki pada umumnya. Hingga suatu hari dia punya niat untuk memakai jilbab, tapi sampai itu dia belum memakai jilbabnya, tapi dia udah punya persiapan seperti mempunyai sedikit koleksi jilbabnya meskipun belum dipakai sama sekali..

Begini Kisahnya...
Satu waktu tempat kami kerja mengadakan acara di suatu taman hiburan letaknya didaerah Jawa Timur. Selasa malam bersama data dikirimlah kerudung dan baju seragam buat acara family gathering tersebut. Hingga besok pun tepatnya hari Rabu, pagi-pagi sekali atasannya dia bersemangat sekali ingin memakaikannya jilbab. Disuruh coba pakai jilbabnya dan belilaulah yang akhirnya mendandani dia dengan sangat apik. Tapi pas mau pergi ke lapangan sekitar jam 9, saat dia mau melepas jilbabnya, dilarang oleh atasannya. Dia berkelit nanti berantakan jilbabnya kalau di lapangan.
Dan beliau menjawab "Kan Mbak bareng sama saya".

Dan dari kejadian itu sejak hari itu dia jadi pakai jilbab dan untungnya dia punya persiapannya sebelumnya. Niat yang tertunda dan akhirnya memakai jilbab dari kejadian tersebut.
Sungguh Allah memberikan banyak pintu kerahmatan buat hambanya.
Jika Allah menutup pintu satu tenanglah jangan khawati karena Allah akan membukakan pintu dengan penuh kerahmatannya, apabila kita memang sudah berniat. Mungkin niat awalnya sangat sulit, seperti halnya saya ketika awal mengenakan jilbab rasanya berat tapi setelah melihat banyak kaum wanita yang memakai jilbabm itu seperti cambuk bagi saya untuk memakainya, karena itu perintah Tuhan yang harus dilakukan sebagai wanita muslimah. Terkadang jika melihat photo-photo dulu saya yang membuka aurat, hati merasa malu. Tapi alhamdulillah sampai sekarang saya tetap istiqomah, berawal hanya memakai jeans, sekarang sudah mengumpulkan rok-rok dan ingin memakai jilbab yang lebih syar'i lagi. Semuanya proses dan Allah pasti akan bantu mengindahkan niat baik kita, insya alloh. Terlebih saya banyak berkumpul dengan banyak orang-orang yang baik, yang sama-sam berjuang di jalan-Mu dan itu oun yang membuat saya lebih kuat.

Perintah Berjilbab

Allah ta’ala berfirman,
يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لأزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا
“Hai Nabi, Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu & isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah utk dikenal, karena itu mereka tak di ganggu. & Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Ahzab: 59)
Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di berkata: “Ayat yang disebut dgn ayat hijab ini memuat perintah Allah kepada Nabi-Nya agar menyuruh kaum perempuan secara umum dgn mendahulukan istri & anak-anak perempuan beliau karena mereka menempati posisi yang lebih penting daripada perempuan yang lainnya, & juga karena sudah semestinya orang yang menyuruh orang lain utk mengerjakan suatu (kebaikan) mengawalinya dgn keluarganya sendiri sebelum menyuruh orang lain. Hal itu sebagaimana difirmankan Allah ta’ala (yang artinya), “Hai orang-orang yang beriman, jagalah diri kalian & keluarga kalian dari api neraka.” (Taisir Karimir Rahman, hal. 272)
Abu Malik berkata: “Ketahuilah wahai saudariku muslimah, bahwa para ulama telah sepakat wajibnya kaum perempuan menutup seluruh bagian tubuhnya, & sesungguhnya terjadinya perbedaan pendapat –yang teranggap- hanyalah dlm hal menutup wajah & dua telapak tangan.” (Fiqhu Sunnah li Nisaa’, hal. 382)



0 komentar:

Posting Komentar

 

Wellcome to my Kingdom Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos