Langit yang sangat begitu indah dihiasi burung-burung bertebangan melintas melewatinya, terkadang ada pelangi datang yang menambah keindahan langit, lantas adakalanya langit begitu sangat menakutkan saat hujan tiba dengan petir yang menyambar diatas yang membuat langit begitu sangat menakutkan tapi dibalik itu Hujan yang membasahi bumi seolah-olah memberi tahu kalau datangnya hujan dengan petir bukan menjadi momok yang menakutkan tapi hujan adalah anugerah yang dikasih, karena sesungguhnya dengan hujan datang, air akan memberikan kehidupan bagi semua yang ada di alam semesta. Apa kita akan bisa hidup tanpa air ? Tentu tidak bisa bukan...
Seperti itulah kehidupan di dunia ini, tidak ada yang mulus seindah langit dan mentari di pagi hari, tapi ada saatnya langit begitu sangat menakutkan seakan mencekram kita.
Cerita tentang kisah cinta yang tidak pernah merasa akan menjadi indah dari mulai dia hanya teman BBM yang sebenarnya sudah lama ada di kontak dan sama-sama tidak pernah menghiraukan. Tia panggilan akrabnya. Dia memajang DP photo yang tidak berhijab, memang dia berhijab tapi masih senang berphoto tanpa menggunakan hijabnya, lalu ada teman yang dikontaknya itu yang comment. "Sayang tidak pake jilbabnya, bagusan pakai jilbabnya" itu yang dikatakan laki-laki itu saat pertama kalinya comment photo Tia.
Tia pun hanya membalas "Aku tetap memakai jilbab kok kalau keluar, cuma photo-photo biasa di dalam rumah tidak pakai jilbabnya".
Itu chat BBM pertama kalinya, comment sangat keras seolah-olah memberi tahu kalau sebenarnya kalau sudah pakai Jilbab yang diperlihatkan ke orang lain photo yang pakai jilbab, harusnya photo yang tidak pakai jilbab jangan dipajang apa di upload ke social media.
Dari situ dia sering comment PM yang dibuat Tia di BBMnya..
Dan sedikit-sedikit mulailah sering chatting walaupun ngga intens, tapi lumayang lah.
Dan saat Tia bikin PM lagi "Aku hanya wanita biasa yang belum faham dan ngga sesempurna itu".. Dia comment lagi, "Pagi-pagi jangan bete, jangan sedih, ayoo semangat, pagi-pagi"..
hhmmmm sungguh disaat Tia itu sedang merasa terpuruk, jatuh dan masih ada teman yang peduli dan sayang Tia..
Dan dari situ lebih intens lagi chattingnya, dan sore hari chattingnya lebih menjurus ke hubungan yang sebenarnya apa yang di mau Tia apa yang di mau Dia.. Mungkin udah sama-sama berpikir bukan waktunya untuk mencari kesenangan, bukan untuk mencari permainan hubungan lagi.
Sama-sama ingin punya hubungan yang serius..
Bukan hanya sekedar omongan tapi benar adanya.
Entah kenapa Tia mau menerima itu semua.. Tanpa berpikir sebelumnya mereka belum pernah bertemu sebelumnya, kenal sebelumnya, kejadian itu terjadi begitu saja. Tapi kita mulai menjalin hubungan itu dengan apa adanya tanpa dibuat-buat mengalir begitu saja, walaupun sebenarnya Tia masih bertanya-tanya, apa ini benar ? apa yang aku jalani sekarang benar ?
Pertama mulanya memang tidak ada perasaan, hanya kagum pada tutur katanya, kagum cara berpikirnya. Dia yang begitu sangat menyayangi Tia, mungkin. Dia selalu bicara tentang perasaannya sama Tia blak-blakan kalau dia begitu sayang Tia, sangat sayang dan dia yakin Tia akan menjadi istrinya.
Tapi Tia jarang mengungkapkan perasaaannya, tia menutupi perasaannya, tia hanya menjaga hatinya, tia takut. Sampai Tia pergi bersama temannya, tia masih merasa acuh sama dia, merasa biasa aja seolah-olah masih sendiri yang tidak perlu ngasih kabar sama siapapun padahal sebenarnya ada orang yang menunggu kabar dari Tia.
Dan memang Tia tidak memikirkan itu. Semakin hari semakin kuat perasaan Tia kepada dia. Tia itu tidak pernah manja pada pacar sebelumnya, tia menjaga seolah-olah takut salah apa yang dibicarain dan dilakukan Tia. Tapi tia begitu apa adanya pada Dia, begitu sangat manjanya, entah kenapa, entah kenapa bisa begitu, tia dan dia belum pernah bertemu sama sekali.
Dia yang protektif dan sekarang mulai tia proktektif juga.
Merasa sangat saling membutuhkan, merasa sedih jika ada sesuatu yang terjadi pada masing-masing.. Dengan Tia yang punya penyakit radang selaput hidung, yang tidak bisa bebas menghirup udara ada yang diluar karena sewaktu-waktu bisa saja kambuh.
Tapi Tia tidak mau menunjukan kalau dirinya sebenarnya punya penyakit itu, yang harus kemana-kemana pakai masker, itu hanya akan menunjukan tia sakit.
Tia hanya bisa menikmati saat kekambuhan itu datang, terkadang Tia berpikir saat malam tiba merasa sangat malas jika malam tiba karena setiap malam Tia tidak bisa tidur nyenyak seakan nafasnya akan berhenti.
Sebisa mungkin Tia menghindari semuanya, tapi sekuat mungkin menghindari tapi tetap saja bisa kambuh.
Dia tahu kalau Tia sedang kambuh, karena setiap saat dia selalu meneleponnya, dari suara sengau pasti bakal tahu kalau Tia sedang tidak baik. Dia selalu memperlakukan aku dengan baik walaupun hanya bisa berhubungan lewat telepon, dia sangat begitu perhatian dan proktektifnya tidak mau sampai Tia kambuh lagi. Dan yang begitu mengharukan, tia akhir-akhir ini sering kambuh hampir setiap hari dan dia menyuruh periksa ke Dokter. Tia pergi ke klinik dan dia menelponnya saat diperiksa tanpa memutuskan teleponnya, supaya dia tahu apa yang terjadi sama tia. Kalau dipikir-pikir itu hal yang sangat konyol, tapi hal kecil membuat merasa ditemani saat periksa ke dokter.
Ohh Tuhaannn apaa ini yang dikasih, doa nya Tia apa terkabul, mempunyai seseorang yang menyayangi tia apa adanya, sangat apa adanya.
Kini dia sedang sakit dan apa yang bisa dilakukan Tia.
Tidak bisa melakukan apa-apa, Hpnya pun tidak aktif, alamat dia juga tidak tahu, rasanya sangat sedih ingin berada disampingnya, ingin menjaganya dan memastikan dia baik-baik saja.
Tapi benar-benar tidak bisa melakukan apa-apa..
Tuhan jaga dia, tuhan lindungi dia apapun yang terjadi .
Dia setiap hari pasti bilang "Aa sayang neng, aa sangat sayang neng, cinta aa, cinta kuh, calon istri aa" dan "Makasih banyak udah nemenin aa, makasih banyak, makasih sudah menjadi penyemangat aa" tidak pernah terlewat sedikitpun setiap hari setiap menit pasti bilang sayang neng, Tapi Tia hanya menjawab dengan "Iya aa" dan senyuman, tia tidak pernah bilang apapun tentang perasaannya ..
Tapi sebenarnya tia pun merasakan hal yang sama. Tia sayang banget sama dia, sayang sekali.
Dan merasa sangat kehilangan sekarang disaat Dia tidak ada kabar nya apa dia udah baikan apa belum .. Aku sedih ketika mendengar rintihan kesakitannya..
Sekarang apa yang bisa dilakuin tia, hanya berdoa semoga dia baik-baik saja disana.
SMS dia yang selalu membuat Tia senang, I'm missing you..
" Sayang harus semanget ya, biar cepat baikan, aa sayang banget sama neng, makin sayang, aa akan selalu jaga hati aa buat neng"
" Aa suka banget neng yang kayak gini, aa suka neng yang protektif, aa mah ngerasa bersyukur banget"
" Aa ngga akan pernah lepasin pelukan aa, aa akan selalu gandeng tangan neng, aa akan selalu peluk neng, neng sangat berharga buat aa "
"Aa selalu berharap neng orang yang sellau berada di sisi aa, aa selalu berharap neng yang menjadi penyemangat aa, aa bener-bener butuh neng"
"Cantik paras yang neng punya,, tapi cukuplah itu sebagai anugerah yang harus aa syukuri,, indah memang ketika kita sedang dibuai oleh cita-cita untuk menjadi satu, namun di depan juga akan ada menjadi kerikil cita-cita itu, meski sekarang hati aa benar-benar telah luluh oleh sayang yang neng beri, aa harap neng juga tidak akan membekukannya kembali...."
Dia dia sedang apa sekarang ? Tuhann tolong jagaa diaaa.. dia yang begitu disayang tia,, dengarlah tia sedang memanggilmu, dengarlah dengan hatimuu . Apa kamu dengar itu ???
Terdengar klise memang, dua orang yang belum bertemu sama sekali tapi begitu merasakan perasaan yang sangat dalam, bahkan mungkin bisa dibilang konyol. Tapi ini adanya ..
Tia mencintai dia, tia jatuh hati padanya, tia sayang dia begitupun sebaliknya..
Semoga mereka akan tetap menjaddi pasangan yang saling menyayangi di dunia dan di akhirat. Semoga akan berkahir sangat indah..
Seperti kehilangan tulang rusuknya, kembalilah sayang, Tia menunggu kamu disni..
Tia janji tidak akan kambuh lagi supaya bisa bertemu dia.. Karena keinginannya tidak susah namun tia yang merasa sangat sulit, karena tidak bisa menebak, bisa saja setiap waktu, tapi sebisa mungkin akan berusaha setidaknya tidak akan meradang lagi.
Terimakasih atas cerita cinta ini ..
to be Continue .....
Minggu, 05 April 2015
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


1 komentar:
Semoga semuanya akan menjadi indah,,,, yakin lah apa yg tia usahakan dan pasangan tia usahakan tidak menjadi sia2,,,
Posting Komentar