Betapa indahnya bukan ??
Saat bersama berdua saling mengungkapkan perasaan masing-masing.
Apa aku hanya akan terus hidup dalam bayangan itu semata, yang semua yang kurasakan hanya sekejap lalu hilang seperti angin.
Seperti angin, angin lalu yang menghembuskan.
Telah aku curahkan semuanya.
Hingga yang tersisa hanya kegilaan emosi semata.
Emosi yang membuatku justru merasakan kesakitan yang begitu dalam lagi.
Tidak adalagi diriku yang kukenal dahulu.
Mana aku yang dulu ?
Mana aku yang dulu yang bisa mengendalikan semua rasa emosiku, rasa kecewaku dalam sebuah DIAM.
Diri ini sekarang mungkin telah berubah menjadi manusia yang sangat gampang dibenci oleh setiap orang.
Bahkan emosi ku sendiri menghancurkan orang yang aku sayangi.
Apa aku akan tetap hidup seperti ini.
Hanya meratapi dan meratapi.
Dan berharap.
Berharap yang akan semakin mencekik ku.
Semua harapan yang dititipku yang tidak bisa aku jaga.
Aku merasa menjadi manusia yang sia-sia.
Setidak beruntungnya kah aku..
Apa aku ini terlalu hina atau aku ini terlalu munafik menginginkan kehidupan yang bahagia.
Aku bukan pencari kebahagian ??
Bukan seperti itu aku hanya ingin mencari seseorang yang mempunyai ketulusan..
Tenang, semua kelukaanku bisa aku balut dengan senyumku, senyumku yang paling munafik.
Hanya untuk menutupi jeritan suara tangis dalam hati.
Senin, 14 Agustus 2017
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar