Mungkin suatu saat kamu akan baca pesanku ini. Aku tidak tau harus bagaimana cara menyampaikan apa yang dimauku, apa yang ada dipikiran, setiap perkataan yang aku ucapkan selalu dinilai itu marah padahal aku tidak marah sama sekali, aku hanya menanyakan, menanyakan bukan berarti marah. Aku sudah berusaha berpikir positif sekuat aku bisa. Tapi setiap aku merasa harus berpikir positif, ada saja yang ganjal menurutku, aku seperti tertahan untuk berbicara berkomunikasi dan aku hanya bisa sekuat yang aku bisa membuatmu nyaman dan tidak merasa aku harus marah atau apapun itu. Aku sekarang masih bisa menahan itu. Tapi apa kamu tahu ? Apa yang aku rasakan ? perasaaan aku ? pikiran aku seperti apa yang membuatku bertanya-tanya?
Terkadang kamu selalu bilang tanya kalau ada apa-apa. tapi aku segan untuk bertanya, karena aku sendiri takut itu akan menjadi sebuah masalah dan berakhir aku yang mencari ribut.
Sungguh aku tidak tau harus bagaimana menjelaskan semuanya kepadamu, kamu mengira aku senang, tentu tidak sesenang apa yang kamu pikirkan ketika aku menanyakan sesuatu hal kepadamu. Memang aku akui kamu sangat berpengaruh dalam hidupku, sangat. Ketika pagi tiba rasanya ingin sekali jam setengah 8 tiba saatnya aku menanyakan "Udah Sampai" Betapa leganya aku ketika aku tahu kabarmu diawal hari, ketika aku mendengar suaramu aku merasakan tenang, itu yang aku rasakan. Apa kamu juga merasakan seperti itu juga ? Aku sudah berusaha semampuku mengerti dengan semua yang ada, aku perlahan bisa menerima tidak sering saling mengirimi pesan setiap waktu apalagi weekend, aku bisa menerima itu. Sekarang apa ada perempuan yang bisa seperti itu ? Setahuku rata-rata perempuan tetap ingin sering dihubungi tapi pada akhirnya aku bisa menerima itu. Walau terkadang disaat aku ingin memulai mengirimi pesan tapi akhirnya mengurungkan niatku itu dan berpikir, mungkin lagi sibuk atau lagi istirahat.
Tapi aku mohon satu hal tolong mengertilah aku sedikit saja, aku tidak ingin banyak. Aku ingin kamu dengan sendiri memberi kabar tanpa aku harus mencari-cari, menghubungiku sesuka hatimu seperti setelah pertama ketemu dulu, kamu juga sadar selama itu sering mengabaikan aku dan kamu tau juga rasanya rindu yang sangat merindunya.
Apapun yang dilakukan kamu padaku, rasa ini tidak pernah hilang atau berubah, aku masih saja menyayangimu, aku sangat merindukanmu dimanapun kapanpun. Terimakasih telah menjadikanku orang paling sabar,orang paling kuat, berpikir positif. Semua yang aku lewati bersamamu itu takkan terganti.
Selasa, 17 Mei 2016
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


1 komentar:
Harus kaya gtu y??? Had3uh
Posting Komentar