Masih membicarakan cinta..
Cinta tidak pernah lepas juga dari Harta dan Tahta... Bahkan bukan hanya harta dan tahta, kekurangannya atau ketidaksempurnaan pun akan menjadi sebuah alasan..
Bak seorang putri di sebuah kerajaan yang mencintai pelayannya, begitupun pelayan yang mencintai seorang pangeran atau putri.
Apakah mereka akan bersatu dengan cinta mereka miliki ?
Bahkan oleh Ibunya dan Rajanya itu dianggap prilaku yang sangat memalukan.
Dan apa salahnya seorang dua insan yang saling mencintai tapi berbeda harkat dan martabatnya.
Bagi mereka bermimpi di taman surga adalah sebuah khayalan karena bagaimanapun mereka saling mencintai tetapi tidak akan pernah satu karena alasan martabatnya berbeda bagai tanah dan langit. Yang berbeda sangat jauh yang sulit digapai dan dibentangkan.
Mereka bisa berbuat apa, terkadang merasa sedang berada didasar neraka entah harus berbuat apa supaya taman surga diantara keduanya bisa terwujud.
Sampai menyerah dan hanya menjanjikan satu hal kepada putri yang dicintainya itu, "Aku hanya akan menjanjikan satu hal untukmu, aku akan selalu mencintaimu sampai akhir hayatku" .
Bukan hanya kisah cinta Sang putri dengan pelayannya.
Kisah cinta ini dimana hanya sebatas menerima dan tidak mau berusaha untuk mencintainya..
Apalah artinya sebuah hubungan tapi tidak saling menerima kekurangan atau ketidaksempurnaan seseorang.
Seperti halya janji Pria itu kepada Putri, perempuan ini pernah mengatakan, kalau suatu hari dia kembali, aku akan menerimanyanya kembali karena mungkin dia yang serius membina hubungan. Sampai suatu hari dia menghubungi perempuan itu dengan harapan bisa bersama menjalin hubungan lagi ke jenjang yang lebih serius lagi.
Perkataan itu masih aku ingat jelas saat perempuan itu berbicara.
Dan apa yang terjadi sekarang, ada seorang lelaki lain yang mengatakan "Leave your Lover, Leave him for Me"
Dan perempuan itu mengganggap lelaki itu juga serius kepadanya, hanya dengan mengatakan kalimat itu.
Iyaa terdengarnya sungguh indah, tinggalkan cintamu, tinggalkan dia untuk aku, kata-kata itu belum tentu benar, apa setelah kita meninggalkannya, akan menjadi lebih baik, apa lelaki itu akan benar-benar serius setelah meninggalkan dia yang jelas-jelas sedang menjalin hubungan. Bagaimana kalau perempuan itu benar-benar meninggalkan dia dan lelaki yang menyuruhnya meninggalkan pria itu juga meninggalkannya juga. Bagaimana kalau akhirnya seperti itu ?
Perempuan itu bukan hanya akan menyesal satu kali bahkan lebih dari satu kali, sudah meninggalkan dan ditinggalkan oleh lelaki itu.
Entah apaa yang diinginkan dan yang dimaksudkan..
Perempuan itu mengatakan kalau dia orangnya teledor, tidak mau belajar pengalaman dari sebelumnya dan terburu-buru.
Yaa mungkin itu kekurangannya, dimana suatu hubungan itu harus didasari dengan menerima, menerima apa adanya, menerima kekurangan dan ketidaksempurnaan.. Harus saling melengkapi satu sama yang lain, Perempuan itu juga belum tentu sempurna pasti ada kekurangannya..
Dia belajar pengalaman dari sebelumnya, dia mulai belajar kok dari hal kecil, contohnya dia terburu-buru dengan hubungan ini dan ingin mengikat ke hubungan halal. Mungkin kan dia belajar dari pengalaman sebelumnya, tidak mau kehilangan perempuan itu untuk kedua kalinya dan merasa perempuan itu banyak yang ingin serius dan mendekatinya. Mengubah mindset seseorang tidak semudah dengan membalikan telapak tangan, dimulai dari hal kecil, perlahan. Pasti akan bisa merubahnya. Terlebih keduanya saling mencintai.
Karena perempuan itu sudah menerimanya harusnya dia menerima segala kekurangannya dan mulai belajar mencintainya,
Mungkin berawal dari mencintainya pasti akan belajar juga untuk menerima kekurangannya, membawa ke arah yang lebih baik kalau itu salah dan pasti dia akan berubah..
Memang rencana Tuhan itu tidak ada yang tahu.. Kita hanya berencana tapi tetap Tuhan yang tahu yang terbaik untuk kita semua...
Semua cerita ini tidak ada maksud untuk mengkritik atau menjudge siapapun. Hanya berbagi untuk kebaikan semua, kalau sesungguhnya cinta tidak mengenal harta, tahta, martabat atau ketidaksempurnaan seseorang..
Siapapun itu akan merasakannya..
Merasakan indahnya cinta, pahitnya cinta..
Tapi semua ini adalah perjalanan hidup...
Kamis, 22 Januari 2015
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar